Psikoterapi 4, Terapi Bermain

Terapi Bermain

Menurut Landreth (dalam Zellawati, 2011) bermain sebagai terapi merupakan salah satu sarana yang digunakan dalam membantu anak mengatasi masalahnya, sebab bagi anak bermain adalah simbol verbalisasi.

I. Konsep Terapi Bermain

 Terapi permainan merupakan terapi kejiwaan namun dalam pelaksanaannya faktor ekspresi gerak menjadi titik tumpuan bagi analisa terapeutic dengan medianya adalah bentuk-bentuk permainan yang dapat menimbulkan kesenangan, kenikmatan, dan tidak ada unsur paksaan serta menimbulkan motivasi dalam diri sendiri yang bersifat spontanitas, sukarela, dan mempunyai pola atau aturan yang tidak mengikat.

Bermain bagi anak merupakan kebutuhan sebagaimana makan, minum, kasih-sayang, dan lain sebagainya. Bermain harus seimbang antara bermain aktif (kesenangan diperoleh dari apa yang di perbuat) dan bermain pasif (kesenangan diperoleh dari orang lain).

II. Teknik Terapi Bermain Anak

1. Permainan Boneka

Boneka memberikan suatu cara yang tidak mengancam untuk anak-anak bermain di luar pikiran dan perasaan mereka. Selama bermain dengan boneka anak-anak melakukan beberapa hal seperti berikut ini :

a. Mengidentifikasikan diri dengan boneka

b. Memproyeksikan perasaan sendiri dalam figur permainan

c. Memindahkan konfliknya dalam figur permainan.

Dalam permainan boneka, terapis mendapatkan informasi tentang :

a. Pandangan pikiran anak

b. Perasaan anak

c. Tingkah laku anak 

Boneka dalam terapi bermain meliputi ;

a. Boneka bayi yang berukuran seperti bayi

b. Boneka yang secara anatomi benar, baik laki-laki maupun perempuan

c. Keluarga boneka

d. Binatang dari kain

e. Boneka manusia dari berbagai ras dan sukubangsa (Jawa, Batak,Papua, America, africa dll)

f. Perlengkapan boneka seperti rumah, baju, tempat tidur dll

2. Permainan boneka wayang

Gerakan wayang atau boneka memungkinkan anak menceritakan ceritera-ceritera yang kaya dalam bentuk simbol dan untuk menciptakan fantasi-fantasi mereka. Manfaat permainan boneka wayang :

a. Melalu gerakan boneka, anak dapat menghadapi pikiran dan perasaan yang sulit untuk mereka akui sebagai diri sendiri.

b. Dengan menggunakan boneka, anak dapat menciptakan orang lain dan berinteraksi serta mengungkapkan pikiran dan perasaannya sekaligus kemarahannya yang dalam kehidupan nyata tidak bisa dilakukannya.

c. Anak-anak juga dapat menciptakan tokoh yang tidak bisa diungkapkannya sendiri Permainan dengan boneka dapat merupakan kegiatan kelompok yang menarik dan dapat digunakan dengan kelompok anak-anak yang kebih besar atau kecil, terutama dalam lingkungan sekolah. Dengan bermain boneka dalam kelompok, membuat anak saling menghargai sudut pandang orang lain, dapat memecahkan masalah dan keterampilan sosial.

3. Bercerita

Secara psikologis membaca atau bercerita merupakan salah satu bentuk bermain yang paling sehat. Kebanyakan anak kecil lebih menyukai cerita tentang orang dan hewan yang dikenalnya. Selain itu karena anak kecil cenderung egosentrik mereka memyukai ceritera yang berpusat pada dirinya.

Mula-mula anak-anak suka cerita imajinatif yang khayal kemudian seiring dengan berkembangnya kecerdasan dan pengalaman sekolah anak yang lebih besar menjadi realistik, dan minatnya pun beralih ke cerita petualangan, kekerasan, kemewahan dan cinta serta pendidikan.

Menceritakan cerita memberikan cara yang menyenangkan untuk mengembangkan rapport dan belajar tentang anak. Ketika anak menceritakan cerita mereka, mereka mengkomunikasikan informasi penting tentang diri mereka sendiri dan keluarga mereka sambil belajar mengekspresikan dan menguasai perasaan mereka. Dengan mendengarkan cerita anak, terapis dapat memahami lebih baik pertahanan diri anak, konflik anak, dan dinamika keluarga anak. Dalam menganalisis cerita anak, terapis harus mencari tema yang diulang yang dapat memberikan kunci penting tentang perasaan-perasaan dan perjuangan anak. Terapis harus sangat akrab dan terampil dalammenginterpretasikan komunikasi simbolik secara wajar. Semua ini tergantung pada keterampilan dan pertimbangan terapis.

4. Bermain pasir

Anak-anak suka bermain pasir. Dengan adanya terapi bermain menggunakan pasir anak-anak diberikan kegembiraan, rileks dan merupakan medium terapeutik. Selama di dalam kamar bermain anak bebas bermain dalam pasir dan banyak menggunakan miniatur yang tersedia seperti yang diinginkan. Selama proses bermain pasir, anak memutuskan apa yang akan dibuat, figur apa yang akan digunakan, dan bagaimana menggunakannya. Anak bebas membuat adegan, membuat pemandangan atau apa saja sebagai cara melukiskan pengalaman di mana mereka tidak dapat menceritakan dengan kata-kata.

Dengan mengobservasi anak saat bermain pasir, terapis mendapat informasi tentang pikiran, perasaan dan tingkah laku anak. Permainan pasir juga sering menyangkut simbol-simbol yang mempunyai arti khusus.

III. Unsur-unsur dalam Terapi Bermain

– Melepas ketegangan-ketegangan yang menghimpit hatinya.

– Melatih keterampilan melalui panca inderanya atau sensomotorik

– Dilakukan dengan gembira, bahagia dengan fantasinya dapat berkembang

– Kebebasan memilih dan menentukan alat bermainnya.

– Membantu melancarkan dan mengembangkan fungsi faal tubuhnya (fisiologi) Misal : Pernafasan, peredaran darah dan makanan (psikomotorik).

– Mampu mengembangkan kemampuan diri anak semaksimal mungkin sesuai dengan prestasi dirinya

Sumber :

Zellawati, A. (2011). “Terapi Bermain Untuk Mengatasi Permasalahan Pada Anak” . Majalah Ilmiah Informatika, 2, 167-171

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&ved=0CCQQFjAB&url=http%3A%2F%2Fstaff.uny.ac.id%2Fsites%2Fdefault%2Ffiles%2FLATAR%2520BELAKANG%2520TERAPI%2520BERMAIN.ppt&ei=r6hyVfTiJZTnuQTaoIDACA&usg=AFQjCNGBXN73jx7ioR-28o1z75qgc3VT7A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s